An-Nawawi dalam kitabnya Tahdzib al-Asma wa al-Lughat, menyebutkan beberapa pendapat ahli bahasa, terkait asal penamaan ramadhan,
Dari Abu Amr: ar-Ramad (الرمض)
artinya panasnya batu karena terik matahari,
karena kewajiban ini bertepatan dengan musim panas
yang sangat terik.
Dari Kholil: ar-Ramidh (الرميض)
artinya awan atau hujan yang turun di akhir musim
panas, memasuki musim gugur. membersihkan badan
dari berbagai dosa.
Dari al-Azhari: (رمضت النصل)
artinya mengasah tombak dengan dua batu sehingga
menjadi tajam. Karena msyarakat arab dimasa silam
mengasah senjata mereka dibulan ini, sebagai persiapan
perang dibulan syawal, sebelum masuknya bulan haram
Di perjelas oleh Al-Wahidi,
berdasarkan pernyataan azhari, berarti ramadhan adalah nama yang sudah ada sejak
zaman Jahiliyah. Sementara berdasarkan 2 pertama berarti
ramadhan adalah nama islami
انظر: أبي ذ كريا محي الدين شرف النووي ،تهذيب الأسماء واللغات ، الجزء الأول من القسم الثاني، (بيروت: دار الكتب العلمية) ص 126-127
Tahdzib al-asma wa lughaat,imam nawawi, juz 1 bagian 2, cetakan darul kutub al’ilmiyah, halaman 126-127